Sportify.id - Ganda putra Indonesia Bagas Maulana/Muhammad shohibul Fikri kalah dari ganda Korea Selatan Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae 15-21,17-21 dalam laga yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium Changzhou, China Jumat (8/9/2023). Hasil ini membuat Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri gagal maju ke semifinal.
Satu-satunya wakil ganda putra Indonesia di China Open Bagas Maulana/Muhammad shohibul Fikri harus terhenti langkahnya dari ganda putra Korea selatan yang meruoakan juara dunia 2023. Gim pertama pertandingan berjalan dengan poin pertama diraih ganda Indonesia tapi setela=h itu pemain Korea selatan meraih empat poin untuk membuat kedudukan menjadi 1-4. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mendekatkan poin dari Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae saat rally terjadi dan pengembalian dari Seo Seung Jae melebar memby=uat kedudukan menjadi 6-7. empat poin diraih pasangan Korea Selatan sebuah sambaran dari Kang Min Hyuk membuat keunggulan juara dunia di interval gim pertama 6-11.
Setelah interval ganda Korea Selatan terus tampil menyerang dan menekan ganda putra Indonesia hasilnya keunggulan terus diraih oleh pemain Korea selatan yang menjadi unggulan ke enam di turnamen ini dengan 6-17. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri sempat meraih 3 poin beruntun untuk membuat kedudukan menjadi 15-19, tapi setelah itu Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae meraih dua poin untuk menuntaskan gim pertama melalui pengembalkian yang gagal dari pasangan Indonesia 15-21.
Gim kedua ganda putra Korea Selatan unggul 0-3 tapi berhasi disamakan oleh ganda putra Indonesia menjadi 3-3. Kedudukan kembali imbang 7-7 tapi dua kesalahan yang dilakukan oleh Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae saat gagak mengembalikan shuttlecock membuat kedudukan menjadi berubah untuk keunggulan Bags Maulana/Muhammad Shohibul Fikri 9-7. Intrval gi kedua untuk keunggulan ganda putra Indonesia saat Seo Seung Jae gagal mengembalikan shuttlecock yang tertahan di net 11-9.
Setelah interval pertandingan berjalan ketat, pasangan Korea Selatan berhasi menyamakan poin saat Muhammad shohibul Fikri gagal mengembalikan shuttlecock 14-14 dan poin kembali imbang menjadi saat pasangan Indonesia berhasil membuat poin sma 17-17. Momentu didapat oleh Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae saat dua kali memenangkan rally saat pengembalian yang melebar dan tertahan di net sehingga unggul 17-19. dua poin beruntun kembaqli didapat pemain Korea Selatan untuk mengakhiri laga lewat jump smash yang keras dari Seo Seung Jae gagal dikembalikan oleh pemain Indonesia pertandingan berakhir dengan skor 17-21.
Usai pertandingan Muhammad Shosibul Fikri mengakui kalau lawan lebih baik dan lebih fokus dalam bermain walau secara permainan pemain Indonesia ini bisa mengimbangi lawan.
"Hasilnya bukan yang kami inginkan tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin, terus mencoba mengejar dan tidak menyerah begitu saja. Mereka bermain lebih rapi dan lebih fokus sementara kami di poin-poin akhir terutama gim kedua banyak mati sendiri. Kalau secara permainan, kami merasa kami bisa mengimbangi mereka. Perbedaannya di sentuhan akhir kami kalah fokus dan kalah tahan," jelas Muhammad Shohibul Fikri.
Sementara Bagas Maulana menyatakan haarus banyak belajar dari pemain Korea Selatan terutama dalam mental.
"Kami harus belajar dari semangatnya Seo (Seung Jae), bagaimana dia bisa bermain di dua sektor dengan sama baiknya, sama fitnya dan juga dengan mentalitas yang kuat,"ungkap Bagas Maulana.
Dengan hasil ini maka Indonesia tidak mengirimkan wakilnya di semifinal untuk ganda putra, satu-satunya wakil Indonesia yang lolos kesemifinal tunggal putra Jonatan Christie yang berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya Shesar Hiren Rhustavito 21-12,21-17.