Sportify.id - Tim bulutangkis Indonesia gagal total di Asian Games 2022 Hangzhou, tidak ada satupun medali yang bisa dibawa ke Indonesia. Target 3 medali emas dicanangkan untuk Asian Games 2022 tapi hasilnya jangankan medali emas sekepin medali perunggu pun tidak bisa diraih oleh atlet bulutangkis Indonesia.
Tim bulutangkis Indonesia berjuang dalam Asian Games 2022 yang berlangsung di Hangzhou, China pada 28 September hingga 7 Oktober 2023. Nomor beregu putra, Indonesia kalah dari Korea selatan diperempatfinal.
Tim outri Indonesia gagal maju ke semifinal setelah kalah dari tuan rumah China. Kalah dinomor beregu, Tim bulutangkis Indonesia juga gagal di nomor perorngan.
Dari 10 wakil perorangan Indonesia menyisakan tiga wakil diperempat final yaitu tunggal putra,tunggal putri dan ganda putra. Hasil dari perempatfinal Anthony Sinisuka Ginting kalah dari tunggal putra China Li Shi Feng dengan skor 13-21,17-21.
Gregoria Mariska Tunjung kalah dari tunggal putri Jepang Aya Ohori dari Jepang dengan skor 10-21, 19-21 dan ganda putra Indonesia yang merupakan ganda nomor 1 dunia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah dari ganda putra Chinese Taipei Lee Yang/Wang Chi-Lin dengan skor 19-21, 18-21.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, menyatakan hasil buruk di Asian Games merupakan tanggung jawabnya.
"Saya atas nama tim bulutangkis Indonesia meminta maaf kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dan seluruh masyarakat Indonesia atas kegagalan ini. Hasil ini tanggung jawab saya sebagai Kabid Binpres," ucap Rionny Mainaky
Rionny Mainaky akan melakukan evaluasi atas kegagalan ini dan banyak yang harus dibenahi.
"Tapi izinkan saya untuk menyampaikan evaluasi dan kendala yang dihadapi tim secara lebih utuh nanti setelah saya, tim pelatih dan pengurus mengadakan rapat setibanya di Jakarta. Saya pastikan kondisi tim tetap solid, tetap kompak. Kami semua sadar kami belum berhasil jadi kami sepakat untuk memperbaiki dan bangkit bersama-sama," jelas Rionny Mainaky.
"Banyak hal yang memang harus segera dibenahi. Keekurangan-kekurangan Ini menjadi PR kami di tim kepelatihan," ucap Rionny Mainaky.
Lebih lanjut, Rionny menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang senantiasa mendukung tim bulutangkis Indonesia apapun kondisinya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan motivasi seluruh pihak berupa saran dan kritik kepada kami. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami juga," janji Rionny Manikay.
Rionny Mainaky berpesan kepada anak-anak asuhnya untuk tidak berlarut dalam kesedihan. Karena tur Eropa sudah di depan mata.
"Saya berterimakasih kepada para pemain yang sudah berjuang maksimal sesuai kemampuan mereka. Dan saya berpesan untuk tidak terlalu berlarut dalam kesedihan," ucap Rionny Mainaky.