Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC Indonesia)

Ketua NOC Indonesia Ingatkan Sanksi Ringan dari FIFA Tetaplah Sanksi

Jakarta - Sepak bola Indonesia terhindar sanksi berat dari FIFA. PSSI hanya mendapatkan "kartu kuning" karena gagal menggelar Piala Dunia U-20.

Meski hanya mendapatkan sanksi ringan, PSSI diminta untuk tidak lengah. Hal ini disampaikan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari.

"Yang ada itu sanksi, jangan merasa ringan. Sanksi ya sanksi, artinya sekarang waktunya kita berbenah, sekarang waktunya kita introspeksi. Kalau kita tidak hati-hati ini akan terus berjalan," kata pria yang akrab dipanggil Okto itu di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

FIFA sebelumnya menjatuhkan sanksi administrasi berupa pembekukan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional. Okto-pun sangat mengapresiasi langkah PSSI terutama kepada sang ketua umum, Erick Thohir yang dinilai sangat aktif berjuang.

"Saya memberikan apresiasi kepada kakak saya, Ketua PSSI, Erick Thohir yang kemampuannya dalam berdiplomasi itu bisa membawa Indonesia ke posisi hari ini. Kita harus bersyukur diplomasinya itu mendapatkan sanksi ringan,” kata Okto menambahkan.

Mantan ketua PB ISSI meminta kepada PSSI agar transformasi sepak bola yang mendapatkan dukungan dari FIFA benar-benar diwujudkan. Apalagi Presiden Joko Widodo juga memberikan dukungan penuh.

Okto kemudian berharap, semua pihak terkait introspeksi agar kejadian tersebut tidak terulang. Apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah World Beach Games di Bali.

Ajang ini sendiri dalam posisi terancam setelah Gubernur Bali I Wayan Koster melayangkan penolakan atas keikutsertaan atlet Israel di ajang tersebut. Penolakan yang sama yang membuat Piala Dunia U-20 akhirnya batal di Indonesia.

    Terbaru

    Terkait