Sportify.id - Menjelang lanjutan seri ke-16 MotoGP 2023, Sirkuit Mandalika yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah balapan MotoGP. Sirkuit kebanggaan Indonesia ini menyimpan sejumlah fakta menarik dalam proses pembuatannya.
Dalam waktu dekat sirkuit Mandalika ini akan menggelar seri balapan MotoGP 2023. Rencananya balapan di Sirkuit Mandalika akan berlangsung pada akhir pekan ini 13-15 Oktober.
Seri balapan di Sirkuit Mandalika akan dimulai Jumat (13/10/2023) dengan dua kali latihan bebas di kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3.
Berikut ini merupakan 5 fakta menarik dari Sirkuit Mandalika yang harus kamu ketahui :
1. Mempunyai lintasan sepanjang 4,31 KM
Panjang lintasan utama Sirkuit Mandalika sejauh 4,31 km, dengan service road pada bagian kanan dan kiri trek. Selain itu, sirkuit ini mempunyai 17 tikungan yang menantang. Lintasan balap ini juga menerapkan konsep sirkuit jalanan (street circuit) yang mengacu pada fungsi ajang balap yang lebih besar.
2. Mempunyai motif tenun sasak di area Run-off
Karena sirkuit ini menjadi ajang Internasional, Indonesia juga ingin mengangkat nilai budaya setempat. Motif tenun sasak yang menghiasi lintasan Sirkuit Mandalika menjadi ciri khas tersendiri dari sirkuit lainnya.
Dengan corak merah-putih, area run-off atau aspal luar di tikungan ke-15 dan 16 Sirkuit Mandalika dibuat menggunakan corak Subahnale.
Subahnale memiliki arti harfiah sebagai kalimat tasbih (pembersihan) dalam bahasa Sasak. Masyarakat Sasak meyakini bahwa nama motif Subahnale berasal dari kebiasaan wanita setempat yang menenun sambil membaca kalimat tasbih.
3. Kapasitas penonton yang cukup besar.
Dengan antusias yang begitu besar dari masyarakat Indonesia terhadap motoGP. Sirkuit Mandalika dibuat dengan kapasitas yang cukup besar dan mencapai ratusan ribu orang.
Untuk Grand Seating Street Circuit Mandalika bisa menampung lebih dari 50.000 tempat duduk. Sementara untuk tribun berdiri (non-seated area) diperkirakan mampu menampung 138.000 orang.
Selain itu ada juga Hospitality Suites yang nantinya bisa diakses para penonton MotoGP dengan kapasitas 7.700 penonton?
4. Pit Building Sirkuit Mandalika WIKA masuk dalam rekor MURI
Proses pembangunan pit building pada Proyek Pertamina Mandalika International Street Circuit memperoleh Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah membangun konstruksi modular dalam waktu tercepat.
Dilansir dari laman bumn.go.id, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) telah berhasil membangunnya hanya dalam waktu 21 hari.
Pit building sepanjang 350 meter ini memiliki kapasitas 50 garasi dan terdiri dari tiga lantai. Lantai dasar akan difungsikan sebagai garasi untuk para pebalap dan teknisi tim.
Setiap garasi memiliki lebar 5,24 meter dengan panjang 18,34 meter dan dibangun dengan luas bangunan 13.700 meter persegi.
Kemudian di lantai dua merupakan area podium, tribun penonton VVIP, serta media center dan pada lantai tiga akan dibangun fasilitas pendukung lainnya.
5. Berlokasi di Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia
Sirkuit Mandalika juga berlokasi di Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia yang menjadikannya salah satu sirkuit terindah di dunia. Dari tribun sirkuit, penonton juga bisa memandang pesona Mandalika, termasuk keindahan garis pantai yang indah.
Dikutip dari kemenparekraf.go.id, Pemerintah juga terus melakukan pembangunan dan mengoptimalkan berbagai infrastruktur untuk meningkatkan aksesibilitas.
Pembangunan perpanjangan pada lintasan pesawat di bandara, dan akses jalan langsung dari Bandara Internasional Lombok ke Mandalika juga ditingkatkan.
Selain itu pengembangan pelabuhan Gili Mas menjadi cruise terminal juga sudah ditingkatkan untuk memfasilitasi lalu lintas barang dan penumpang melalui jalur laut. Sumber: kemenparekraf.go.id