PSM Makassar saat menghadapi Barito di Batakan (Foto: PSM Official)

Buntut 12 Pemain Dilapangan saat Hadapi Barito, PSM Dinyakan Kalah 0-3 dan Pengurangan Poin

Sportify.id - PSM Makassar sepertinya akan mendapat sanksi dari operator liga buntut dari kasus 12 pemain dilapangan saat menghadapi Barito Putera. Berdasarkan Situs Liga Indonesia Baru (LIB) mencantumkan bahwa PSM Makassar keok 0-3 dan mendapatkan sanksi pengurangan tiga poin.

Dengan sanksi ini, PSM kini terjun bebas ke peringkat ke-12 dengan perolehan 21 poin dari 17 laga. Sebelumnya, Juku Eja bertengger di posisi kedelapan dengan 27 angka.

Poin PSM terpangkas enam poin. Tiga poin pertama lantaran kemenangan atas Barito Putera dihapus, sedangkan tiga poin kedua diperkirakan berasal dari hukuman Komite Disiplin (Komdis) PSSI..

Namun hingga kini, baik LIB dan PSSI belum mempublikasikan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) kepada PSM.

Seperti diketahui PSM pada saat melawan Barito memainkan 12 pemain di pengujung pertandingan. Diakhir laga, PSM menang 3-2 dalam pekan ke-16 yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (22/12).

Peristiwa ajaib itu tercipta di akhir laga PSM kontra Barito Putera. Pada injury time babak kedua, Juku Eja berencana untuk memasukkan tiga pemainnya sebagai pengganti.

Ketiganya yaitu Daffa Salman, Arham Darmawan, dan Fahrul Aditia. Namun, hanya dua pemain PSM yang keluar pada menit ke-90+7, yakni Akbar Tanjung dan Latyr Fall.

Syahrul Lasinari semestinya juga harus keluar lapangan. Namun, mantan pemain Persikabo 1973 ini tetap berada di atas lapangan, sehingga Juku Eja bermain dengan 12 orang.

Usai meniup peluit panjang, wasit Pipin Indra langsung mendapatkan protes keras dari pemain Barito. Kericuhan pun pecah di pinggir sampai merembet ke tengah lapangan.

Setelah insiden konyol tersebut, Barito Putera mengajukan protes terhadap apa yang diterjadi dilaga tersebut. Namun, PSM mengklaim sudah sesuai prosedur dengan mengikuti arahan wasit utama dan wasit cadangan.

 

 

    Terbaru

    Terkait