Sportify.id - Setelah proses naturalisasi kepastian Ole Romeny yang hanya tinggal diambil sumpah. Pemain berikutnya yang akan dinaturalisasi oleh yakni Jairo Riedewald. Prosesnya pun kini dikebut dan diusahakan gabung Maret nanti.
Eks gelandang yang pernah bermain di Premier League bersama Crystal Palace itu kini bermain di Belgia bersama Royal Antwerp. Jairo pun disebut-sebut sudah memberikan respon yang menjadi titik terang bagi timnas Indonesia.
Mengutip dari Bola.net menurut Erick Thohir, Jairo Riedewald memberikan respons positif terhadap penunjukkan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Eks gelandang Ajax Amsterdam itu pun akan menjalani proses naturalisasi.
"Saya rasa coach Patrick tidak bicara jumlah kemarin, tapi yang disampaikan bahwa salah satu pemain ketika diumumkan Coach Patrick bergabung kemudian memberikan respons itu Jairo Riedewald, tetap akan diproses," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Seperti yang diketahui, rumor naturalisasi Riedewald sejatinya sudah terjadi sejak lama. Namun, selama ini belum ada proses lebih lanjut dari proses naturalisasi pemain asal klub Royal Antwerp tersebut sebelum penunjukan pelatih baru Patrick Kluivert.
Secara terpisah, pelatih asal Belanda tersebut mengakui bahwa proses Jairo sedang berlangsung. Namun, dia tidak secara detail menyebut proses itu sampai pada tahap mana.
"Jairo sudah kami dekati dan prosesnya masih berlangsung. Dia sangat bersemangat jadi bagian perjalanan ini. Dia sangat ingin bergabung, semoga Maret nanti," ucap Kluivert saat Konferensi Pers perdananya beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, pelatih berusia 48 tahun itu mengungkapkan jika Riedewald diyakini bisa menjadi warna baru di lini tengah Timnas Indonesia.
Dia bisa jadi tambahan yang penting. Selain seorang gelandang, Kluivert juga berharap bisa dapat tambahan pemain lain di lini depan.
"Saya di belakang dan depan kita baik-baik saja. Mungkin di lini tengah kami butuh, karena itulah saya sebut Jairo. Dan mungkin di lini depan. Namun saya rasa kita sudah memiliki banyak pemain bertahan yang baik," pungkas Kluivert.