Hugo Lioris menjadi penjaga gawang ketiga yang meraih piala dunia sebagai kapten tim saat Prancis menajdi Juara Dunia 2018 (foto:twittercopamundialFIFA)

Inilah 3 Penjaga Gawang yang Menjadi Kapten Timnas Sukses Meraih Gelar Piala Dunia

Sportify.id Posisi Penjaga gawang sekaligus kapten kesebelasan sangat jarang terjadi di ajang Piala Dunia, apalagi yang berhasil membawa Timnas sebuah negara menjadi juara.

Dalam sejarah Piala Dunia ada beberpa penjaga gawang yang dipercaya menjadi Kapten Timnas yang kemudian berhasi membawa negaranya meraih gelar Piala Dunia FIFA.

Penjaga gawang yang menjadi kapten tim biasanya dipilih karena jiwa kepemimpinannya serta kepiawaiannya dalam menterjemahkan keinginan pelatih di lapangan.

Setiap gelaran piala dunia selalu hadir penjaga gawang yang menarik perhatian dalam penampilannya menjaga gawang agar terhindar dari kebobolan. Bewrikut penjaga gawang yang sukses mengangkat trophy Piala Dunia saat berposisi sebagai kapten kesebelasan.

Dino Zoff

Dino Zoff adalah penjaga gawang pertama yang berhasil meraih gelar juara dunia saat dipercaya menjadi kapten kesebelasan. Tampil di Piala dunia 1982 di Spanyol, Dino Zoff mampu memimpin rekan-rekannya meraih gelar juara dunia kali ketiga dalam jabatannya sebagai Kapten Kesebelasan.

Memulai laga dengan tidak begitu baik karena tidak pernaqh meraih kemenangan, Italia lolos ke babak kedua dan bangkit menghajar dua favourit juara yaitu Argentina sebagai juara bertahan dan Brazil sebagai tim yang diunggulkan.

Dino Zoff menjadikan gawang Italia yang kala itu di latih oleh Enzo Bearzot terasa aman dengan kinerjanya yang mampu menghalau upaya lawan dalam membuat gol.

Dino Zoff yang saat piala dunia 1982 menjadi pemain tertua ternyata mampu memberikan kemampuan terbaiknya sehingga Italia mampu membuat gawangnya tidak kebobolan di semifinal Piala Dunia 1982 saat mengalahkan Polandia dengan skor 2-0. Dino Zoff juga tampil impresif saat final Piala Dunia 1982 menghadapi Jerman Barat.

Gempuran-genpuran dari Karl Heinz Rumenigge dan kawan-kawan mampu di redam oleh Dino Zoff saat pertahanan ketat Italia mampu di terjang seraqngan Panser. Jerman Barat akhirnya mampu menjebol gawang Dino Zoff saat pertandingan akan berakhir setelah Italia unggul 3-0.

Paul Breitner menjebol gawang Dino Zoff menit 83 namun hal itu tidak menghalangi Italia untuk menyamai rekor Brazil untuk meraih Juara Dunia FIFA kali ketiga.

Dino Zoff menjadi Penaga gawang yang menjabat Kapten Kesebelasan pertama yang neraih gelar Juara Dunia FIFA. Satu yang sampai saat ini belum bisa disamai rekornya oleh pemain manapun adalah Dinoa Zoff menjadi pemain tertua yang meraih gelar Juara Dunia FIFA yaitu di usia 40 tahun 4 bulan dan 13 hari.

Iker Casillas

Iker Casilan atau Iker Casillas Fernandez yang lahir di Moslese Spanyol, 30 Mei 1981 adalah penjaga gawang kedua yang meraih gelar Juara Dunia FIFA sekaligus kapten tim.

Spanyol meraih gelar Juara Dunia FIFA pertamakalinya dalam gelaran Piala Dunia 2010 Afriaka Selatan.Spanyol memulai laga dengan tidak baik saat berhasil dikalahkan Swiss dengan skor tipis 0-1.

Spanyol kemudian bangkit di dua laga berikutnya dengan menang 2-0 atas Honduras serta mengalahkan Chille dalam laga terakhir Grup H dengan skor 2-1.

Spanyol keluar sebagai juara Grup H dengan poin 6 disusul oleh Chille dengan poin sama 6, Spanyol berhasil lolos karena dalam laga lainnya Swiss berhasil ditahan imbang tanpa gol oleh Honduras.

Iker Casillas yang saat Piala  Dunia 2010 berusia 29 tahun dipercaya pelatih Vicente del Bosque menjadi kapten Timnas Spanyol walaupun ada bek tengah tangguh Carlos Puyol yang lebih senior dimana usia bek tengah Barcdelona saat itu 32 tahun.

Mendapat kepercayaan menjadi Kapten Timnas Spanyol Iker Casillas bersama Spanyol tampil dengan pertahnan yang luar bisa di babak kedua sampai partai final. Timnas Spanyol meraih kemenangan tanpa kebobolan atau Clean Sheet.

Uniknya selain Cleansheet Timnas Spanyol meraih kemenangan tipis dengan kemangan 1-0. Kemenangan Spanyol menghadapi lawan berat Portugal dengan skor tipis 1-0 lewat gol yang dibuat David Villa menit ke 63 babak dalam laga yang berlangsung di Cape Town Stadium Afrika Selatan, Selasa 29 Juni 2010.

Laga perempatfinal yang berlangsung di Ellis Park Stadium, Johannesburg  Sabtu, 3 Juli 2010 Gawang Iker Casillas tidak mampu di bobol oleh Paraguay dan Spanyol unggul tipis 1-0 lewat gol David Villa di menit 83.

Gawang Iker Casillas kembali tidak mampu di jebol oleh Jerman yang mengandalkan penyerang Thomas Muller dan penyerang kawakan Miroslav Klose.

Spanyol unggul dengan skor 1-0 lewat gol tunggal bek tengah Carlos Puyol menit 73. laga final yang berlangsung sengit antara Spanyol melawan Belanda sehingga berakhir lewat gol perpanjangan waktu yang dibuat Andres Inniesta menit 118. Gol yang dibuat Andres Inniestamembawa Spanyol meraih gelar Juara Dunia untuk pertamakalinya.

Catatan yang dibuat Spanyol adalah membuat cleansheet di empat  laga terakhir selain itu Spanyol berhasil meraih dobel gelar yaitu Juara Eropa 2008 dengan  Juara Piala Dunia 2010.

Iker Casillas berhasil menjadi Penjaga Gawang kedua yang meraih gelar juara dunia sebagai Kapten Tim. Iker Casillas juga meraih predikat penjaga gawang terbaik dengan kepiawaiannya menjaga gawang tanpa kebobolan dalam laga babak kedua sampai partai final.

Hugo Lloris

Penjaga gawang ketiga yang berhasil meraih gelar juara dunia sebagai kapten kesenbelasan adalah Penajag Gawang Timnas Prancis di Piala Dunia 2018 Hugo Lloris.

Hugo Hadrien Dominique Lloris  merupakan Penjaga Gawang Prancis yang dipercaya oleh pelatih Didier Deschamps menjadi Kapten Kesebelasan Tim Ayam Jantan. Pemain kelahiran Nice, Prancis 26 Desember 1986 ini mulai memperkuat Prancis sejak tahun 2008 tepatnya 6 Februari 2008.

Piala Dunia 2010 Afrika Selatan merupakan debut dari Hugo Lioris dalam Timnas Prancis  setelah itu penjaga gawang yang saat ini bermain untuk Totenham Hotspurs selalu menjadi kepercayaan para pelatih Timnas Prancis.

Piala Dunia 2018 di Rusia, Timnas Prancis dilatih oleh Kapten Timnas Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998 Didier Deschamps. Prancis berada di Grup C bersama Denmark, Peru dan Australia.

Prancis keluar sebagai juara Grup C dengan poin 7 hasil dua kali menang dan sekali imbang. Dua kemenangan Prancis didapat saat menghadapi Australia dengan skor 2-1 dan kemenangan 1-0 atas Peru sementara menghadapi Denmark tim Les Blue bermain imbang tanpa gol.

Pertandingan ketat dan terjadi banyak gol dilalui Prancis saat menghadapi Argentina dengan skor 4-3 dalam laga yang berlangsung di Kazan Arena, Kazan, 30 Juni 2018.

Prancis kembali menghadapi tim Amerika Selatan yaitu Uruaguay dalam laga yang berlangsung di Stadion Nizhny Novgorod, 6 Juli 2018 dalam laga itu gawang Hugo Lloris tidak mampu di jebol oleh Edinson Cavani dan kawan-kawan.

Prancis menang 2-0 lewat gol yang dibuat Raphael Varane dan Antione Griezman. Pertandingan ketat mewarnai laga semifinal antara Prancis melawan Belgia yang berlangsung Selasa, 10 Juli 2018 di Stadion Krestovsky, saint Peterburg, dalam laga itu Prancis akhirnya menang dengan skor 1-0 lewat gol Samuel Umtiti menit 51 babak kedua.

final Piala Dunia 2018 yang berlangsung Minggu 15 Juli 2018 di Stadion Luzhniki Moskwa, Prancis menghadapi Kroasia. Laga berlangsung dengan tempo tinggi dan ketat. Babak pertama Prancis unggul 2-1 lewat gol bunuh diri Mario Mandzukic menit 18 dan  Gol Antoine Griezman menit 38 sementara gol Kroasia dibuat Ivan Perisic menit 28.

Babak Kedua Prancis tamnpil taktis sehingga mampu membuat dua gol lagi melalui pemain tengah Paul Pogba menit 59 dan pemain muda Kylian Mbappe membuat gol penutup Prancis di menit 65.

Gawang Hugo Lioris semoat dijebol oleh Mario Mandzukic menit 69, namun setelah itu tidak ada gol terjadi. Hugo Lioris mampu mementahkan beberapa kali percoabaan yang dibuat Kroasia yang berusaha untuk mengejar ketertinggalan.

Hugo Lloris menjadi penjaga gawang ketiga dalam sejarah Piala Dunia yang mampu meraih Gelar Juara Dunia FIFA sebagai kapten kesebelasan. Hugo Lloris digambarkan sebagai penjaga gawang yang sering menggunakan refleks kilat dan pengambilan keputusan yang baik sehingga membuat para pemain belakang menjadi nyaman dalam menjaga wilayah pertahanan. 

Kecepatan serta ketepatannya dalam membaca permaianan lawan dan arah bola membuatnya mampu menjadi pemain terakhir selain sebagai penjaga gawang juga sweeper yang handal

Hugo Lioris nyaris membuat sejarah dengan mengangkat trophy Piala Dunia FIFA untuk kali kedua dalam karirnya sebagai penjaga gawang dan juga kapten kesebelasan namun sayang langkahnya di hentikan Argentina dengan Lionel Messi dalam laga final Piala Dunia 2022 Qatar.

Setelah bermain imbang 3-3 diwaktu normal dan waktu tambahan, Hugo Lioris dan Prancis akhirnya harus mengakui keunggulan Argentina lewat drama adu pinalti yang dimenangkan oleh Argentina dengan skor 4-2 sehingga membuat Hugo Lioris mengakhiri perjalanan panjangnya di Timnas Prancis dengan puas diposisi kedua Piala Dunia 2022.

Hugo Lioris dan Didier Deschamps menjadi dua kaprten Prancis yang sukses meraih gekar Juara Dunia FIFA dan Didier Deschamps juga mencatatkan diri dalam sejarah sebagai pemain dan pelatih yang mampu meraih Piala Dunia FIFA.

    Terbaru

    Terkait