Sportify.id - Piala Dunia Prancis 1998 menjadi ajang perdana bagi Kroasia yang baru merdeka di tahun 1991 setelah memisahkan diri dari Yugoslavia. Kroasia yang saat itu dilatih oleh Miroslav Blazevic tampil dengan kekuatan terbaiknya seperti bek Slaven Bilic, pemain tengah Zvonimir Boban dan penyerang Davor Suker meraih hasil yang luar biasa dengan lolos ke semifinal dan meraih posisi ketiga.
Pencapaian yang diraih Kroasia sungguh di luar dugaan walau dihuni oleh banyak pemain terbaik tapi tidak ada yang menyangka langkah Kroasia bisa mengejutkan.
Kualifikasi Zona Eropa
Kroasia harus bersusah payah untuk bisa lolos ke Final Piala Dunia 1998, dengan melalui playoff setelah menampati posisi ke dua di bawah Denmark di babak kualifikasi Zona Eropa.
Tergabung di Grup 1 bersama Denmark, Yunani, Bosnia Herzegovina dan Slovenia, Kroasia menjadi runner-up di bawah Denmark dengan poin 15 hasil 4 kali menang, 3 kali imbang dan 1 kali kalah.
kroasia sebagai runner-up menempati urutan kelima terbaik sehingga harus melakoni playoff untuk meraih 4 temoat tersisa, Scotlandia sebagai ruunnerup terbaik langsung meraih tiket ke Prancis sementara 8 tim lainnya yaitu Italia, Belgia, Russia, Kroasia, Yugoslavia, Republik Irlandia, Ukraina dan Hungaria harus bertarung untuk meraih tiket final.
Babak Playoff menempatkan Kroasia bertemu dengan Ukraina, Russia menghadapi Italia, Republik Irlandia melawan Belgia dan Hungaria jumpa Yugoslavia dengan sistem home dan away dalam dua kali pertemua.
Pertemuan pertama di kandang Kroasia berhasil unggul 2-0 dan laga kedua berakhir imbang 1-1 sehingga secara agregat Kroasia unggul 3-1 dan berhasil maju ke babak Final Piala Dunia 1998 Prancis.
Hasil ini membuat Kroasia menjadi satu-satunya negara eropa yang baru pertama kali tampil di Piala Duhia sementara 13 negara plus Prancis sebagai tuan rumah merupakan negara uang sudah pernah tampil di Piala Dunia bahkan Inggris, Jerman dan Italia adalah negara yang sudah pernah menrasakan Juara Piala Dunjia.
Piala Dunia 1998
Kroasia di Piala Dunia 1998 dalam drawing menempati Grup H bersma wakil Conmebol Argentina, wakil Concacaf Jamaica dan wakil AFC Jepang.
Tampil pertsama kali di Piala Dunia tidak membuat Kroasia minder dan takut menghadapi persaingan yang dengan negara lain ditambah Gru H ini di isi oleh negara-negara yang juga baru pertama kali tampil di Piala Dunia seperti jamaica dan Jepang.
Masuk di Grup H menjadi keuntungan bagi Kroasia terbukti Zvonimir Boban dan kawan-kawan finis di urutan ke dua dengan poin 6 hasil dua kali menang dan satu kali kalah.
Kekalahan Kroasia di derita saat menghadapi Argentina dimana saat itu Argentina menang tipis 1-0 atas Kroasia lewat gol tunggal yang dibuat Mauricio Pineda.
Dua laga lainnya Kroasia menang atas Jamaica dilaga pembuka Grup H yang berlangsung di Felix Bollaert Stadion, Lens 14 Juni 1998 dengan skor 3-1 lewat gol yang dibuat oleh Mario Stanic di menit 27, Robert Prosinecky menit 53 dan Davor Suker menit 69 sementara Jamaica dibuat oleh Robert earle menit 36.
Kemenangan kedua Kroasia didapat saat menghadapi Jepang di Stadie La Beaujaire, Nantes 20 Juni 1998 dengan skort tipis 1-0. Gol Kroasia tercipta di babak kedua menit 77 oleh Davor Suker.
Menempati posisi runner-up membuat Kroasia mendampingi Argentina ke babak kedua bertemu dengan Rumania yang saat itu keluar sebagai juara Grup G. Babak kedua dengan sistem gugur, Kroasia berhasil menang dengan skor tipis 1-0.
Dalam laga yang berlangsung di Parc Lescure Bordeaux 30 Juni 1998 Kroasia berhasil menang lewat pertarungan ketat. Davor Suker membuat gol melalui titik pinalti diperpanjangan waktu babak pertama menit 45+2. dengan kemenangan ini maka Kroasia berhasil maju ke perempatfinal untuk menghadapi tim kuat juara piala dunia 3 kali Jerman.
Kejutan Kroasia
Kroasia membuat kejutan saat menghadapi Jerman di babak perempatfinal Piala Dunia 1998. Berlaga di Gerland Stadion, Lyon 4 Juli 1998, banyak yang memperkirakan ini adalah langkah akhir perjalanan Kroasia di Piala Dunia 1998 karena di perempatfinal tim yang dihadapi adalah juara dunia tiga kali Jerman.
Tim Jerman dengan predikaat juara Eropa 1996 dengan kekuatan terbaiknya yang dibawa pelatih Berti Vogts seperti Kapten Lothar Matthaus, Jurgen Kohler, Markus Babbel di barisan pertahanan, di lapangan tengah ada Thomas Hassler, Andreas Moller, Dietmar Hamann sementara di barisan penyerang duet Jurgen Klinsman dan Oliver Bierhoff diprediksi akan mudah mengalahkan Kroasia.
Kroasia yang bermaterikan pemain dalam usia emas dan junior ini akhirnya menghancurkan prediksi lewat permainan atraktifnya. Pelatih Miroslav Blazevic menampilkan tim yang siap menghadapi Jerman, dengan Zvonimir Boban sebagai kapten tim memimpin rekan-rekannya di posisi penjaga gawang Drazen Ladic di topang oleh tiga bek Slaven Bilic, Igor Tudor dan Igor Stimac.
Lima gelandang yang menjadi kekuatan Kroasia Zvonimir Boban, Robert Jarni, Robert Prosinecky, Zvonimir Soldo dan Aliosa Asanovic. Duet pemyerang Davor Suker dan Goran Vlaovic sejauh ini dipercaya untuk menjebol gawang musuh.
Kroasia berhasil memenangkan laga dengan skor telak 3-0 atas Jerman lewat gol yang dibuat oleh Robert jarni di perpanjangan waktu babak pertama menit 45+3, Goran Vlaovic membuat gol kedua dimenit 80 babak kedua dan Davor Suker menutup kemenangan Kroasia menjadi 3-0 lewat gol yang dibuat menit 85.
Kemenangan sensasional Kroasia atas Jerman yang merupakan Juara Erpoa dan juara tiga kali piala dunia membuat catatan sejarah sebagai tim debutan yang langsung masuk ke semifinal piala dunia.
Babak semifinal Kroasi menghadapi tuan rumah Prancis dalam laga yang berlangsung di Stade de Franc 8 Juli 1998. Pertandingan kedua tim berlangsung ketat dan kedua tim berusaha untuk menang.
Kroasia unggul terlebih dahulu lewat gol yang dibuat oleh mesin golnya Davor Suker di babak kedua menit 46. Prancis langsung bangkit dan langsung membalasnya satu menit kemudian tepatnya menit 47 lewat gol yang dibuat oleh Lilian Thuram.
Bek Prancis Lilian Thuram menjadi pahlawan Tim Ayam Jago setelah membuat gol kedua di menit 69 lewat tendangan pleasing dari luar kotak pinalti memanfatkan umpan pendek dari Thiery Henry.
Kedudukan 1-2 untuk keunggulan Prancis bertahan dampai laga berakhir dan membuat tuan rumah maju ke final menghadapi Brazil yang berhasil menang atas Belanda di semifinal lewat drama adu pinalti.
kroasia yang gagal maju ke final menghadapi Belanda dalam laga perebutan tempat ketiga. Berlaga di Stadion Parc de princes Paris, 11 Juli 1998 Kroasia berhasil mengalahkan Tim Oranye Belanda dengan skor 2-1.
Kroasia unggul terlebih dahulu lewat gol yang dibuat gelandang Robert Prosinecky di menit 13. Belanda berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol yang dibuat oleh Boudewwijn Zenden dibabak pertama menit ke 21.
Gol kemenangan Kroasia dibuat oleh Davor Suker Menerima umpan dari kapten tim Zvonimir Boban Davor Suker yang saat itu bermain untuk klub Real Madrid melepaskan tendangan kaki kirinya ke sudut kiri gawang Belanda yang tidak bisa dijangkau oleh penjaga gawang Edwin Van Der Sar.
Kedudukan 2-1 untuk kemenangan Kroasia ini bertahan sampai laga berakhir walaupun Belanda terus nerusaha menyamakan kedudukan tapi tetap tidak berhasil menjebol gawang kroasia. dengan hasil ini maka Kroasia berhasil menjadi juara ketiga Piala Dunia 1998 di penampilan perdananya di Piala Dunia.
Kroasia berhasil membuat kejutan di Piala Dunia 1998 dengan menjadi juara ketiga dan penyerangnya Davor Suker menjadi top skor dengan torehan 6 gol yang dibuatnya.
Pelatih Miroslav Blazevic berhasil membuat Kroasia menjadi salah satu tim kuat di dunia dengan membawa negaranya yang baru tujuh tahun berdiri menjadi juara ketiga dan pastinya ini menjadi pencapaian yang luar biasa bagi negara yang baru merasakan piala dunia dan melangkah jauh sampai semifinal dan meraih posisi ketiga.
Skuad Kroasia di Piala Dunia 1998
Penjaga Gawang
Drazen Ladic, Marjan Mrmic, Vladiir Vasilj
Pemain Belakang
Goran Juric, Slaven Bilic, Zoran Mamic, Igor Tudor, Stjeoan Tomas, Igor Stimac, Robert Jarni, Anthony Seric, Damir Krznar, Dario Simic, Daniel Saric.
Pemain Tengah
Niko Kovac, Zvonimir Soldo,Krunolslav Jurcic, Robert Prosinecki, Aljosa Asanovic, Tomislav Rukavina, Silvio Maric, Zvonimir Boban, Mario Stanic.
Pemain Depan
Goran Vlaovic, Davor Suker, Alen Boksic, Petar Krpan, Igor Cvitanovic, Ardian Kozniku.
Pelatih
Miroslav Blazevic