Leicester City saat Merayakan Juara EPL 2016

Leicester City, Sebuah Ironi dari Tim Juara EPL ke Degradasi

Leicester City secara mengejutkan harus terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Inggris musim 2022-2023. Tujuh tahun usai menjuarai Premier League, Leicester City harus turun kasta ke Championship.

Kepastian ini didapatkan usai laga pekan terakhir Premier League 2022-2023 pada Minggu (28/5/2023) malam WIB. Meski menang 2-1 atas West Ham di King Power Stadium, Leicester City tetap terdegradasi karena di laga lain Everton menang 1-0 atas Bournemouth di Goodison Park.

Leicester City mengakhiri musim di urutan 18 klasemen akhir dengan 34 poin. Dengan begini, The Foxes akan bermain di Championship untuk musim 2023-2024, begitu juga Leeds United dan Southampton.

Turun kastanya Leicester City sendiri bak sebuah ironi. Apalagi jika melihat sepak terjang The Foxes sejak promosi ke Liga Inggris pada 2014.

Leicester City kembali ke kasta teratas Liga Inggris atau Premier League pada tahun 2014 lalu, usai menjuarai Divisi Championship pada musim 2013/2014.

Pasca promosi, Leicester City sempat kesulitan di Liga Inggris 2014/2015, dengan menduduki peringkat ke-14 di akhir musim dengan raihan 41 poin.

Tapi di musim keduanya, yakni musim 2015/2016, Leicester City berhasil membuat kejutan. The Foxes sukses menjuarai Liga Inggris atau Premier League.

Di bawah arahan Claudio Ranieri, Leicester City yang bermodalkan pemain-pemain tak ternama, berhasil menyabet gelar juara. Mereka mampu mengungguli Arsenal dan Tottenham Hotspur.

Kisah sukses ini kemudian membawa Leicester City ke Liga Champions dan berhasil menembus babak perempatfinal di musim 2016/2017. Meski harus berada di posisi ke-12 di Liga Inggris.

Di musim ini, Leicester terjun ke dalam jurang. Menurut analisis BBC, salah satu yang krusial adalah aktivitas transfer yang tak tepat sasaran dan kondisi internal tim yang tak kondusif.

Menurut analisis BBC, salah satu yang krusial adalah aktivitas transfer yang tak tepat sasaran dan kondisi internal tim yang tak kondusif. Musim panas lalu, mereka hanya mendatangkan dua pemain, yaitu Alex Smithies dan Wout Faes, sementara mereka kehilangan banyak bintang.

Setelah sembilan tahun beruntun di kasta tertinggi, kini Leicester harus turun ke divisi dua. Mereka menjadi tim kedua setelah Blackburn Rovers yang pernah menjadi juara Premier League lalu terdegradasi.

Diperkirakan ada banyak pemain yang keluar di musim panas nanti. Mulai dari yang kontraknya habis (tujuh orang) hingga mereka yang dinilai terlalu mahal untuk bermain di Championship, seperti Maddison, Harvey Barnes, dan Kelechi Iheanacho.

    Terbaru

    Terkait