Sportify.id - Piala Dunia 1982 Spanyol menempatkan Italia menjadi juara untuk kali ketiga setelah di partai final Gli Azzuri mengalahkan Jerman barat dengan skor 3-1.
Mengawali laga dengan tidak begitu baik tapi akhirnya Dino Zoff dan kawan-kawan berhasil menjuarai gelaran piala dunia emoat tahunan ini dengan dibarengi beberapa penghargaan individu pemainnya, salah satunya adalah Paolo Rossi yang menjadi pencetak gol terbanyak.
Menuju ke Spanyol untuk menjalani laga Piala Dunia 1982 Timnas Italia banyak kendala yang melanda salahsatunya adalah banyaknya oemain yang terkena skandal Totonero atau skandal perjudian.
Paolo Rossi adalah salahsatu pemain yang terkena kasus tersebut sehingga harus menjaani larangan bermain sepakbola. Publik Italia dikagetkan dengan keputusan pelatih Enzo Bearzot yang memasukkan nama Paolo Rossi sebagai bagian daru Skuat Itaia ke Piala Dunia.
Banyak yang meragukan kemampuan Paolo Rossi meningat sang pemain lama tidak menjalani pertandingan karena larangan bertanding. Pelatih Enzo Bearzot tetap pada putusannya untuk membawa sang penyerang yang mendapat juukan Pablito bersama 21 pemain lainnya.
Menjalani laga piala dunia yang tergabung dalam Grup 1 bersama Polandia, Peru dan Kamerun, Timnas Italia terseok-seok dengan tidak meraih kemenangan sama sekali.
Laga perdana Italia di Grup 1 berakhir dengan hasil draw menghadapi Polandia di Stadion Balaidos, Vigo Senin 14 Juni 1982 berakhir denganskor 0-0.
Pertandingan kedua masih di Stadion Balaidos Vigo, Jumat 18 Juni 1982, Gli Azzurri menghadapi tim Amerika Latin Peru. Itallia sempat unggul terlebih dahulu dibabak pertama menit 18 melaui gol yang di buat Bruno Conti.
Peru akhirnya berhasil menyamakan kedudukan dibabak kedua menit 83 melalui gol yang dibuat Ruben Toribia Diaz. Laga terakhir Grup 1 Italia menghadapi Kamerun, Selasa 22 Juni 1982 di Stadion Balaidos, Vigo.
Italia kembali gagal meraih kemenangan dan bermain imbang dengan wakil benua Afrika dengan skor 1-1. Gol italia dibuat oleh Francesco Graziani menit 60, sementara Kamerun menyamakan kedudukan menit 61 lewat gol Gregoire M'Bida.
Keberuntungan masih memihak Timnas Italia yang berhasil lolos ke putaran kedua sebagai runner-up grup, unggul jumlah gol atas Kamerun yang juga memiliki nilai sama 3 hasil 3 kali bermain imbang.
Kritikan tajam bermunculan dari publik Italia yang menganggap Enzo Bearzot gagal memberikan permainan yang baik untuk Timnas Italia, begitupun Paolo Rossi yang dikritik karena tak kunjung membuat gol.
Paolo Rossi dan Italia Bangkit di Putaran Kedua
Putaran kedua Timnas Italia tergabung dalam Grup C yang merupakan grup "Neraka" bersama Juara Bertahan Argentina dan Juara Dunia Tiga Kali Brazil .
Italia memulai putaran kedua menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga yang berlangsung di Stadion Sarria Barcelona, Selasa 29 Juni 1982.
Dalam laga itu Italia berhasil unggul tipis 2-1 atas Argentina lewat gol yang dibuat Marco Tardelli menit 57 dan Antonio Cabrini menit 67. Argentina memballas melalui gol yang dibuat Daniel Passarella menit 83. Sampai emoat laga yang dijalani oleh Italia Paolo Rossi masih belum membuat gol.
Laga penentuan siapa yang akan maju ke semifinal tersaji saat Italia menghadapi Brazil, Pelatih Ezo Bearzot tetap memberi kepercayaan kepada penyerangnya Paulo Rossi untuk tampil sebagai starter menghadapi tim Samba yang meruoakan favourit juara dengan bintangnya Zico dan Socrates.
Bertanding di Stadion Sarria, Barcelona, Senin 5 Juli 1982 Paolo Rossi membuktikan ketajamannya dengan memborong tiga gol Italia atas Brazil yang membuat skor berakhir untuk kemenangan Gli Azzurri 3-2.
Pertandingan antara Italia melawan Brazil berlangsung ketat dan kedua tim saling menekan untuk menjebol gawang lawan. Paolo Rossi membuat gol perdananya di Piala Dunia 1982 saat babak pertama berjalan 5 menit.
Paolo Rossi membuat gol melalui sundulannya dari dalam kotak Pinalti memanfaatkan umpan sialng dari Antojnio Cabrini yang tidak mampu di halau penjaga gawang Brazil Valdir Peres. 1-0 Italia unggul atas Brazil.
Tim Samba Brazil berhasil membuat kedudukan imbang 1-1 saat Socrates mampu membuat gol di menit 12 memanfaatkan umpan terobosan dari Zico.
Socrates dengan tendangan kaki kanannya mampu menjebol gawang Dino Zoff, kedudukan pun imbang. Paolo Rossi membuat gol kedua Italia di menit 25 melalui tendangan keras kaki kanannya dari luar kotak pinalti memanfaatkan kesalahan komunikasi pemain belakang Brazil. Kedudukan 2-1 untuk keunggulan Italia bertahan sampai babak pertama selesai.
Babak kedua pertandingan makin seru karena kedua tim saling jual beli serangan namun akhirnya Brazil mampu membuat kedudukan imbang 2-2 melalui gol yang dibuat oleh Falcao.
Pemain tengah Brazil Paolo Roberto Falco berhasil mengoyak jala Italia lewat tendangan keras kaki kirinya beberapa centi dari luar kotak pinalti. Paolo Rossi tampil sebagai penyelamat Italia dengan gol ketiganya atau hattrick yang dibuatnya menit 74.
Berawal dari sepak pojok Italia bola berhasil dibuang pemain belakang Brazil, Marco Tardelli yang mendapat bola langsung melepaskan tendangan dari luar kotak pinalti bola tendangan Tardelli di rubah arahnya oleh Paolo Rossi yang membuat penjaga gawang Brazil Valdir Peres mati lagkah.
3-2 skor untuk keunggulan Italia atas Brazil bertahan sampai pertandingan berakhir. Hasil ini membawa Italia maju ke semifinal dan menghadapi tim kuat Polandia.
Italia dan Polandia sempat bertemu di babak enyisihan dan kedua tim bermain imbang 0-0. Semifinal Piala Dunia 1982 bverlangsung di Stadion Camp Nou, Barcelona, Kamis 8 Juli 1982.
Italia tampil percaya diri di semifinal menghadapi kuda hitam Polandia dengan generasi emasnya seperti Grzegorz Latto, Zbigniew Boniek dan Wladzimierz Smolarek.
Timnas Italia berhasil menang 2-0 melawan Polandia lewat brace dari penyerang yang bangkit dari tidurnya Paolo "Pablito" Rossi. Gol pertama Italia diciptakan Paulo Rossi menit 22 melalui sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas.
Kedudukan 1-0 untuk Italia bertahan sampai babak pertama berakhir. Italia mampu keluar dari tekanan yang dibuat Polandia dibabak kedua dan hasilnya sebuah serangan balik cepat dari Italia berbuah gol melaui sundulan Paolo Rossi menit 73.
Sundulan pemain dengan nomor punggung 20 ini tidak mampu di halau penajag gawang Polandia Józef M?ynarczyk. Italia lolos kefinal berkat kemenangan 2-0 atas Polandia dan akan bertemu Jerman Barat.
Final Piala Dunia 1982 Italia melawan Jerman Barat berlangsung di Stadion Santiago Bernabeau, Madrid, Minggu, 11 Juli 1982. Italia menghadapi Jerman Barat dalam laga yang berlangsung seru dan dalam tempo yang tinggi akhirnya Gli Azzuri mampu menundukkan Tim Panser jerman barat dengan skor 3-1.
Di laga final itu babak perttama berkesudahan tanpa gol walau serangan silih berganti dilakukan kedua kesebelasan. Italia akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol yang dibuat oleh penyerang andalan Paulo Rossi di menit 57.
Gol Paulo Rossi tercipta melalui sundulan memanfaatkan umpan tarik dari sisi kiri pertahanan Jerman barat yang dilepaskan oleh Claudio Gentille.
Sundulan Paulo Rossi yang menyentuh tanah terlebih dahulu menyulitkan penjaga gawang Jerman barat Harald Schumacher. 1-0 Italia unggul atas Jerman Barat. Timnas Italia menggandakan keunggulan atas Jerman Barat di menit 69 melaui gol yang dibuat Marco Tardelli.
Gol berawal dari umpan pendek antara Giuseppe Bergomi dengan Gaetano Scirea yag kemudian diteruskan oleh Scirea ke Marco Tardelli yang berdiri bebas di dekat kotak pinalti yang kemudian melepaskan tendangan kaki kirinya yang tidak mampu dijangkau oleh penjaga gawang Harald Schumacher 2-0 Italia unggul atas Jerman Barat.
Italia membuat pertandingan final menjadi miliknya setelah penyerang Alesandro Altobelli membuat gol ketiga italia di menit 81. Gol Italia lagi-lagi terjadi melaui serangan balik yang cepat, Bruno Conti membawa boa dengan cepat di sisi kiri pertahanan Italia lalu melepaskan umpan silang mendatar ke Alesandro Altobelli dengan sekali kontrol lalu melepaskan tendagan kaki kirinya ke sisi kanan gawang Jerman, Harald schumacher terlanjur maju ke depan untuk menghalau umpan sehingga gawang kosong dijebol oleh penyerang Italia yang berusia 27 tahun.
Jerman Barat memperkecil skor melalui gol Paul Breitner menit 83 lewat tendangan keras dari luar kotak pinalti. Pertandingan berakhir dengan skor 3-1 dan Italia menjadi juara dunia untuk kali ketiga setelah sebelumnya menjuarai Piala Dunia tahun 1934 dan 1938.
Paolo Rossi penyerang Italia tampil sebagai pembeda saat Italia mulai di remehkan untuk meraih gear juara Piala Dunia 1982. Penyerang Italia yang awalnya disangsikan akan tampil baik namun karena kepercayaan pelatih Enzo Bearzot akhirnya Paolo Rossi berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang terbaik Italia.
Paulo Rossi yang memulai piala dunia demgan buruk 4 laga tanpa membuat gol namun sinar Paulo Rossi muncul saat membuat hattrick ke gawan Brasil saat Italia menang dramatis dengan skor 3-2.
Laga keliama yaitu semifinal paulo Rossi membuat brace ke gawang Polandia dan terakhir sumbangan gol Paolo Rossi tercipta saat membuat gol pembuka untuk Italia atas Jerman barat di partai final.
Paulo Rossi membuat gol beruntun di tiga penampilan terakhir Italia sekaligus menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak atu Top Skor Piala Dunia 1982 Spanyo dengan torehan 6 gol. Paulo Rossi juga di nobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 1982 Spanyol.
Akhir yang manis bagi Paulo Rossi penyerang yang awalnya tidak diinginkan oleh publik Italia karena terkena hukuman larangan bermain atas Kasus Totonero. Enzo Bearzot sang pelatih memberi kepercayaan bagi Paulo Rossi untuk tampil di Piala Dunia sekaligus sebagai ajang pembuktian sang penyerang yang di juluki Pablito setelah menjalani hukuman.
Bermain di Piala Dunia tidak berjalan mulus di awal sampai laga ke empat Paulo Rossi tumpul dan tak berdaya untuk membuat gol. Paulo Rossi kemudian merubah keadaan dan memgubahnya "Frtom Zero To Hero" dengan torehan gol-golnya di tiga laga terakhir Italia.
Bersama Paulo Rossi Gli Azzerri Italia meraih Piala Dunia 1982 untuk ketiga kalinya dan manyamai rekor Timnas Brazil yang sudah meraih Piala Dunia untuk ketiga kalinya.
Bravo Paulo Rossi yang mampu bangkit dari keterpurukan dan merubah keadaan menjadi lebih baik lagi dengan perjuangannya yang tak kenal lelah mengantarkan negaranya menjadi juara Piala Dunia 1982 sekaligus dua penghargaan pribadi diraih oleh Paulo Rossi Top Skor dan juga Pemain terbaik Pila Dunia 1982.K