Sportify.id - Gelandang sekaligus kapten Arsenal, Martin Odegaard mengakui jika timnya bermain bertahan saat duel menghadapi Manchester City. Odegaard bahkan menyebut jika para pemain tak mengikuti instruksi sang pelatih saat dilapangan.
Arsenal bertandang ke markas Manchester City dalam lanjutan pekan ke-30 Premier League 2023/2024 di Etihad Stadium. Dalam duel yang bisa saja menjadi penentu juara musim ini kedua tim bermain imbang tanpa gol alias 0-0.
Dalam duel panas tersebut ada yang tak biasa dengan permainan Arsenal dilapangan. Skuad asuhan Mikel Arteta bermain terlalu dalam dalam bertahan dan hanya sesekali melakukan serangan.
Kapten The Gunners itu mengakui bahwa timnya datang ke markas The Cityzens dengan rencana untuk bertahan. Namun, eksekusi di lapangan tidak sesuai dengan instruksi sang pelatih Mikel Arteta.
"Kami merasa bisa lebih baik dalam hal penguasaan bola dan mempertahankannya. Terutama ketika Anda menguasainya dan penting untuk melakukan satu atau dua umpan untuk menghilangkan tekanan," tutur Odegaard dikutip dari Metro.
Dalam lag aitu Arsenal hanya mampu melepas enam shots sepanjang laga. Arsenal juga hanya mendapat penguasaan bola 27 persen.
"Saat anda terlalu banyak lari dan bertahan, saya pikir kami bertahan lebih dalam daripada taktik yang kami rencanakan, ketika memenangkan bola, Anda sudah lelah. Jadi, ini sangat sulit," tambahnya.
Dengan hasil imbang ini membuat Arsenal harus turun dari puncak klasemen setelah Liverpool berhasil menang 2-1 atas Brighton. Saat ini The Gunners berada diperingkat kedua dengan koleksi 65 poin, tertinggal dari The Reds yang berada dipuncak klasemen.