Presiden FIFA, Gianni Infantino

Presiden FIFA Sayangkan Insiden Tawuran Pemain dan Official di Final SEA Games 2023

Presiden FIFA, Gianni Infantino angkat bicara terkait insiden perkelahian saat final SEA Games 2023 antara Timnas Indonesia U-22 melawan Thailand.

Menurut dia, kejadian tersebut telah membuat citra jelek sepak bola Asia Tenggara.

“Gambar dari final SEA Games mengirim pesan dan citra  yang sangat negatif di sepak bola,” kata Gianni dikutip dari TheThao247.vn.

Infantino juga menyayangkan terjadinya kericuhan yang melibatkan staf pelatih dan ofisial tim itu.

"Insiden pada malam 16 Mei di Stadion Olimpiade [Phnom Penh] sangat disayangkan. Jika itu adalah keributan antar pemain, seharusnya asisten dan pelatih tim akan turun tangan untuk menghentikannya," ucapnya menambahkan.

Dalam kesempatan ini, Infantino juga menyebut sepak bola Asia Tenggara memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang menjadi kekuatan baru. Namun, dengan adanya insiden ini, hal itu bisa menganggu perkembangan sepak bola yang ada.

"Sepak bola Asia Tenggara memiliki potensi untuk berkembang secara baik dan luas. Tetapi pada akhirnya terganggu masalah kekerasan, hal yang berhubungan dengan sepak bola, dan masalah sosial lainnya," tambahnya.

Atas kejadian ini, Infantino berharap seluruh pihak bisa mencari solusi terbaik untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Ia menegaskan seluruh jajaran pengurus sepak bola yang terlibat harus melakukan aksi untuk memastikan insiden itu tidak terulang lagi.

"Saya berharap serangkaian insiden di sepak bola SEA Games, pengurus AFC, AFF, bahkan federasi sepak bola nasional dapat melihat ke belakang. Mereka harus menemukan metode yang efektif untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi di masa depan," tandas Infantino.

Sebelum FIFA, Federasi Sepak Bola Asia (AFC) juga telah angkat bicara. Mereka mengaku kecewa dengan insiden kericuhan yang terjadi.

"AFC kecewa dengan insiden kericuhan yang terjadi di final sepak bola SEA Games," ujar jubir tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis (18/5/2023).

"AFC menekankan pentingnya permainan yang adil atau fair, saling menghormati dan sportivitas, dan mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap semua tindakan kekerasan semacam itu,” lanjutnya.

“Tak ada pencabutan medali, namun pemain dan staf pelatih yang terlibat dalam kericuhan akan didenda dan dihukum,” tambahnya.

Laga final SEA Games 2023 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (16/05/23) berakhir dengan kemenangan Indonesia atas Thailand 5-2.

Keberhasilan Indonesia merebut medali emas pertama setelah 32 tahun harus tercoreng akibat kericuhan yang terjadi pada laga itu.

    Terbaru

    Terkait