Sportify.id - Pemain asing andalan PSM Makassar, Wiljan Pluim resmi mengakhiri kerjasama nya dengan tim Juku Eja setelah tujuh tahun bersama. Pluim telah membela PSM Makassar sejak tahun 2016 dan melewati banyak momen naik turun bersama.
Kapten tim Ayam Jantan dari Timur ini juga sukses membawa PSM Makassar menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2022/2023.
Wiljan Pluim berpisah dengan PSM Makassar setelah mencatatkan torehan yang cukup mengesankan dalam kurun waktu tujuh tahun.
Pemain asing asal Belanda tersebut sudah mencatatkan 178 pertandingan, 47 gol, dan 51 assist. Pluim juga berhasil membawa PSM Makassar dua kali meraih gelar.
“Saat itu pun telah tiba. Cepat atau lambat dalam perjumpaan, pasti akan ada perpisahan,” tulis PSM dalam salah satu postingan di Instagram Senin, (9/10/2023).
“Atas nama keluarga besar, PSM Makassar mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pluim atas segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama 7 tahun 2 bulan.” lanjutnya
Meskipun berpisah dengan PSM Makassar, Wiljan Pluim tercatat menjadi pemain asing terlama yang membela satu klub di Liga Indonesia. Setelah resmi berpisah dengan PSM, belum ada rumor kemana langkah selanjutnya Pluim akan berlabuh.
“Hal ini pun menasbihkannya menjadi pemain asing paling lama yang membela satu klub dalam kompetisi Liga Indonesia hingga saat ini,” tutup nya.
Dari informasi yang beredar di media sosial. Faktor usia dan kebugaran tampaknya menjadi penyebab mantan pemain terbaik Liga Indonesia tahun 2022/2023 tersebut berpisah dengan PSM Makassar.
Hal ini diperkuat dengan adanya permintaan dari pendiri Bosowa, Aksa Mahmud yang meminta manajemen dan pelatih PSM untuk segera mencoret Wiljan Pluim. Bosowa merupakan sponsor utama sekaligus pemgang saham terbesar PSM.