Jakarta - PSS Sleman gagal meraih poin saat menjamu Dewa United di Stadion Maguwoharjo pada Jumat (17/2/2023). Tuan rumah menyerah dengan skor 1-3.
Majed Osman membawa Dewa United unggul melalui titik pinalti menit ke-3. Kemudian gol kedua tim tamu dicetak melalui sundulan Ichsan Kurniawan menit ke-72 dari umpan Frendi Saputra.
Sedangkan gol ketiga Dewa United kembali tercipta dari titik pinalti melalui Risto Mitrevski menit ke-86. Satu-satunya gol PSS Sleman dicetak Kim Jeffrey Kurniawan menit ke-41,
Pelatih kepala PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengakui Dewa United memiliki keunggulan kualitas baik dari sisi permainan maupun dari pemain.
"Ini menjadi pembelajaran buat kami tim pelatih serta juga untuk pemain bagaimana bermain lebih simpel. Kami terus mengingatkan kepada pemain cara bermain," ujarnya pada sesi konferensi pers.
Dia tetap percaya diri bahwa PSS Sleman masih berpeluang menjadi kontestan Liga 1 untuk musim depan.
"Hasil pertandingan ini jelas membuat perjuangan kami semakin berat dan masih ada peluang bertahan di Liga 1. Tim PSS Sleman masih fokus memperbaiki peringkat," tutur Seto.
Seto menambahkan, semua ini mengenai konsistensi. Dia menyebut, dalam beberapa pertandingan, permainan timnya sudah sesuai ekspetasi.
Namun di beberapa pertandingan lainnya tidak sesuai ekspetasi tim pelatih. Selain itu kehilangan beberapa pilar juga memberikan berpengaruh pada tim.
"Ini menjadi pembelajaran bahwa kedalaman tim harus merata dan bagus. Ada juga pada beberapa pertandingan secara keseluruhan karakternya, dan cara bermainnya dapat. Namun sebaliknya ada beberapa pertandingan yang tidak sesuai karena kondisi fisik atau kebugaran,” lanjut Seto.
Mengenai evaluasi untuk tim PSS Sleman usai pertandingan kontra Dewa United yang sangat mendominasi, pelatih berhobi tenis meja menyinggung mengenai kebugaran dan aspek psikologis pemain.
"Harapannya di pertandingan ke depannya, kebugaran lebih baik serta kondisi psikisnya pemain juga lebih baik lagi. Selain evaluasi teknis, hal tersebut juga menjadi evaluasi penting bagi tim PSS Sleman," pungkasnya.