Ketum PSSI, Erick Thohir. (Foto: PSSI)

PSSI Gelar Sarasehan dengan Asprov, Ini yang Jadi Bahasan

Jakarta - Setelah mengadakan sarasehan dengan pemilik klub Liga 1 dan Liga 2, PSSI kemudian melakukan hal yang sama dengan Asosiasi Provinsi (Asprov). Sama seperti sarasehan sebelumnya, PSSI mendengarkan permasalahan yang dialami Asprov.

"Ini merupakan sarasehan kedua, setelah sebelumnya bersama klub liga 1 dan Liga 2. Sarasehan itu apa? Kita ingin mendengar apa permasalahan sepak bola yang ada di provinsi," ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dalam laman resmi federasi.

"Kami punya mimpi bersama. Tidak mudah tapi kita harus berani," lanjutnya.

Salah satu pembicaraan yang dibahas adalah pembinaan usia dini. Erick mengatakan, 

Pembinaan usia dini harus dimulai dari usia 9 tahun, karena target persiapan event-event di tahun 2034 harus dari usia itu. 

"Itu salah satu program yang tadi kita diskusikan dengan asprov," tuturnya.

Kemudian, untuk jangka pendek. PSSI akan segera menggelar turnamen Liga 2 dan 3 ketika Liga 1 mulai. 

"Liga 1 formatnya agak berbeda sedikit," ungkap Erick.

Dalam sarasehan ini, PSSI mempunyai rencana strategis yang tertuang dalam Visi PSSI 2045. Ada 4 fase menuju itu, yaitu pemulihan (tahun 2023), pengembangan (tahun 2024-2028), performa (2028-2034), keemasan (2034-2045).

Kemudian target pembinaan, mengadakan kompetisi usia muda, grassroot putra dan putri. Soeratin dan Grassroot, lalu Elite Pro Academy Liga 1 dan 2. Pembinaan wasit juga menjadi perhatian.

    Terbaru

    Terkait