Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan perintah tegas kepada Satgas Antimafia Sepak Bola Indonesia untuk melumpuhkan sindikat kejahatan pengaturan skor yang telah menghantui dunia sepak bola Tanah Air. Operasi besar-besaran ini akan menargetkan semua tingkatan kompetisi, mulai dari BRI Liga 1 hingga Liga 3 Indonesia.
Dalam pengungkapannya, Jenderal Listyo mengungkapkan bahwa Polri telah mengendus adanya indikasi kuat kecurangan pengaturan skor yang dilakukan oleh oknum perangkat pertandingan sepak bola. Oleh karena itu, penting bagi Satgas Antimafia Bola Polri untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman secara menyeluruh.
"Dalam beberapa waktu terakhir, kami telah menemukan indikasi adanya pelanggaran dan kecurangan yang diduga dilakukan oleh oknum perangkat pertandingan. Saya telah memerintahkan Satgas Antimafia Bola untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman secara intensif," ungkap Jenderal Listyo dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Meskipun demikian, Jenderal Listyo enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai kasus mafia pengaturan skor yang sedang diselidiki. Namun, ia meminta masyarakat untuk mempercayakan tim Satgas Antimafia Bola Polri dalam menangani kasus ini.
"Langkah-langkah pemanggilan, pemeriksaan, dan pendalaman yang lainnya tidak akan saya sebutkan saat ini, karena itu akan mengganggu jalannya investigasi. Biarkan tim bekerja terlebih dahulu," tambah Jenderal Listyo.
Tidak lama lagi, kompetisi Liga Indonesia Musim 2023/2024 akan segera bergulir pada 1 Juli 2023 dan berakhir pada 30 Mei 2024. Pada musim depan, terdapat beberapa perubahan yang direncanakan untuk meningkatkan kualitas kompetisi, seperti perubahan nama, format, dan peningkatan kuota pemain asing. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai rencana tersebut dari operator ataupun federasi sepak bola.
Tindakan tegas Satgas Antimafia Bola Polri ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk membersihkan dunia sepak bola Indonesia dari kecurangan dan kejahatan yang merusak integritas olahraga. Masyarakat dan para pecinta sepak bola diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap upaya Satgas dalam memberantas mafia pengaturan skor, agar sepak bola Indonesia kembali bersinar dengan kemurnian dan kejujuran yang sejati.