Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan, Indonesia siap menjadi tuan rumah olahraga Ultimate Fighting Championship (UFC) pada awal 2024. Kemenpora dan stakeholder terkait saat ini sedang mempersiapkan seluruh fasilitas sarana dan prasarana UFC.
"Insya Allah. UFC akan menggelar di Indonesia di awal tahun 2024," kata Dito seperti dikutip dari Antara, Minggu (11/6/2023).
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, anak-anak muda Indonesia harus turut andil dalam perhelatan UFC 2024 tersebut. Talenta-talenta muda Indonesia bisa belajar dan bergabung mengikuti langkah atlet tinju dan tarung bebas berkelas dunia nantinya.
"Kami sekarang mulai meramaikan dan semoga di luar event UFC nanti ada 'road to' yang bisa diikuti anak muda Indonesia lainnya," ucap Dito.
Diketahui, seni bela diri campuran atau mix matrial art (MMA) semakin populer di Indonesia. Terutama, setelah atlet MMA Indonesia Jeka Saragih dikontrak oleh UFC untuk berkompetisi di atas ring bela diri campuran.
Meski demikian, Jeka dinilai memiliki potensi untuk melebarkan sayapnya di dunia seni bela diri profesional lewat UFC.
Jeka merupakan petarung Indonesia pertama yang masuk sebagai finalis di Road to UFC. Di babak semifinal, ia berhasil menang KO di ronde pertama di menit 2.41 mengalahkan petarung asal Korea Selatan Ki Won-Bin.
"Saya bangga, saya bisa membuktikan bahwa petarung Indonesia patut diperhitungkan," kata Jeka usai pertandingan tersebut.
Selain Jeka, terdapat sejumlah petarung Indonesia yang mengikuti "MMA Fight Academy" di AS antara lain Billy Pasulatan, Frans Lincoln, Eperaim Ginting, Ronal Siahaan, Reinaldo Kasibulan, Yoga Prabowo, Rendi Anjar Kusuma, Rheza Arianto, Windri Patilima, Suma Prawira, Jon Setiawan Saragih, dan Cornellius RJ Aritonang.