Thailand saat merayakan gelar juara Asian Minifootball Championship 2026. (Foto: FSMI)

Thailand Juara, Asian Minifootball Championship 2026 Resmi Berakhir

Sportify.id - Asian Minifootball Championship (ANMC) Asia Cup 2026 resmi berakhir di ASIOP Stadium, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Thailand keluar sebagai juara setelah mengalahkan Uzbekistan 3-2 pada partai final, sekaligus mempertahankan gelar yang mereka raih pada edisi perdana di Bangkok, Thailand, 2023.

Uzbekistan harus puas sebagai runner-up, sementara Uni Emirat Arab (UEA) menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan tuan rumah Indonesia dengan skor 3-0 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Indonesia pun mengakhiri kiprahnya di peringkat keempat.

Dengan berakhirnya pertandingan final, rangkaian ANMC 2026 yang berlangsung sejak 13 September resmi ditutup. Sebanyak 10 negara ambil bagian dalam kejuaraan yang menjadi bagian dari jalur kualifikasi Asia menuju WMF World Championship 2027 di Republik Ceko tersebut.

Selama enam hari penyelenggaraan, turnamen menghadirkan 27 pertandingan yang mempertemukan negara-negara dari berbagai kawasan Asia. Persaingan berlangsung sejak fase grup, dilanjutkan pertandingan klasifikasi, semifinal, perebutan tempat ketiga hingga partai final.

Indonesia sebagai tuan rumah tergabung di Grup A bersama Thailand, India, Irak dan Bangladesh. Sementara Grup B dihuni Uzbekistan, UEA, Jepang, Pakistan dan Suriah. Fase grup berlangsung selama empat hari sebelum kompetisi memasuki fase knockout.

Perjalanan Indonesia menjadi salah satu cerita penting dari penyelenggaraan di Jakarta. Skuad Garuda berhasil menembus semifinal setelah mengumpulkan sembilan poin di Grup A melalui kemenangan atas Bangladesh, kemenangan walkover atas Irak, serta kemenangan atas India. Indonesia kemudian kalah 0-1 dari Thailand pada laga terakhir fase grup dan menghadapi Uzbekistan di semifinal.

Meski gagal mencapai final, keberhasilan Indonesia menembus empat besar memastikan tiket menuju WMF World Championship 2027. Dengan demikian, ANMC 2026 tidak hanya menjadi panggung kompetisi bagi Indonesia sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Minifootball Indonesia menuju persaingan dunia.

Ketua Umum Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) yang juga menjabat Presiden Asian Minifootball Confederation, Eric Tuapattinaya, mengapresiasi perjuangan seluruh negara peserta selama turnamen.

“Dalam turnamen ini kita semua bisa melihat bagaimana determinasi yang ditunjukkan oleh negara-negara Asia. Tentunya ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua saat melihat bagaimana tim yang membawa nama besar negara kita berjuang di atas lapangan,” ujar Eric.

Eric juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah ANMC Asia Cup 2026.

“Saya ucapkan terima kasih karena telah mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah di Asian Minifootball Championship 2026,” katanya.

Menurut Eric, keberhasilan penyelenggaraan turnamen tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak.

“Turnamen ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kota DKI Jakarta. Apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak dan sponsor yang berperan sangat besar atas suksesnya pelaksanaan Asian Minifootball Championship 2026,” tutur Eric.

Setelah enam hari persaingan, ANMC 2026 juga memberikan penghargaan kepada sejumlah individu dan tim yang tampil menonjol sepanjang turnamen.

Treerapong Seree dari Thailand dinobatkan sebagai Best Player. Sementara penghargaan Best Goalkeeper diberikan kepada penjaga gawang Timnas Minifootball Indonesia, M Nazil.

Penghargaan Top Scorer menjadi milik pemain Irak, Hussein Abdulhadi, yang mencetak 10 gol sepanjang turnamen.

Sementara itu, Jepang mendapatkan penghargaan Fair Play Team.

Bagi Indonesia, kejuaraan Asia di Jakarta meninggalkan modal penting. Selain pengalaman menjadi tuan rumah, Timnas Minifootball Indonesia kini memiliki kesempatan untuk membawa nama Merah Putih ke WMF World Championship 2027 di Republik Ceko.

Jakarta boleh menutup panggung Asia, tetapi perjalanan minifootball menuju panggung dunia baru saja dimulai.

    Terbaru

    Terkait